Kamis, 13 Juni 2013

BAHAN YANG COCOK UNTUK JAKET


Bahan jaket merupakan salah satu faktor yang menentukan kualitas maupun model jaket yang akan diproduksi. Terdapat beberapa model jaket antara lain model jaket kasual, formal dan jaket motor. Berikut beberapa bahan jaket yang digunakan di Indonesia:

1. Micro Fibre
Tipis seperti parasut, sekilas terlihat seperti bahan kain,bukan bahan nylon, 1 sisi mengkilap sisi yang lain dop (redup).

2. Diadora
Bahan Diadora adalah bahan yang sering digunakan untuk jaket yang bernuansa sport. Bahan ini agak terlihat mengkilat dan agak lebih tebal dibandingkan dengan bahan-bahan lain yang sering digunakan untuk jaket sport.

3. Lotto
Bahan Lotto adalah bahan yang terlihat agak mengkilat hampir sama dengan bahan Diadora namun lebih tipis dari bahan Diadora, bahan Lotto biasanya digunakan untuk jaket bertipe sporty.

4. Adidas
Bahan Adidas merupakan bahan yang sering digunakan untuk jaket/pakaian sport agar terlihat sporty, bahan adidas adalah bahan jersey. Dibandingkan dengan bahan Diadora dan bahan Lotto, bahan Adidas terlihat agak kurang mengkilat dengan ketebalan yang hampir sama dengan bahan Lotto.



5. Taslan
Bahan ini paling terkenal paling eksklusif,karena bahan ini ada sub nya yang anti air.Bahan lebih tebal dari microfibre, harga lebih mahal, biasa dipakai untuk Jaket Motor, ada jenis taslan yang waterproof ada yang tidak.Bahan taslan jika memakai lapisan karet (coating latex) menjadi bahan anti air, cukup menahan air sampai 80%. Apabila hujan deras air dapat merembes ke dalam jahitan jaket.

6. Parasit
Bahan parasit adalah bahan yang kedap air, terbuat 100% dari nylon, bahan tipis.Tingkat kedap air tidak bertahan lama jika terjadi hujan deras. Kurang pas digunakan biker di malam hari.

7. Corduray
Bahan corduray ini sifatnya halus, walaupun kain ini bergaris-garis. selain sebagai bahan jaket, corduroy juga bisa digunakan sebagai bahan celana panjang.

8. Drill
Bahan dbanyak jenisnya, mulai dari yang keluaran pabrik dalam negeri maupun yang keluaran pabrik luar (contohnya, American Drill, Japan Drill, Taipan Drill, dan drill-drill merek lokal). Bahan drill ini biasa digunakan untuk jaket-jaket yang agak formal, bahkan biasanya sering dipakai celana.



9. Terry
Bahan katun yang sangat nyaman untuk jaket, tebal namun tidak panas. Cocok bagi mereka yang berada di iklim tropis. Bagian luar handfeelnya seperti bahan kaos,bagian dalam kayak handuk. Bahan lebih tipis dari fleece.

10. Fleece
Sama seperti terry, namun berbulu pada bagian dalamnya, sehingga menjadi lebih tebal dibanding terry dan lebih hangat. Cocok bagi mereka yang berada di wilayah cukup dingin. Ada yang 100% cotton ada yang 100% polyester. Polyester Fleece sama seperti kaos bahan PE. Dibandingkan dengan cotton fleece, bahan ini lebih mengkilap karena mengandung polyester/plastik. Biasanya PE Fleece lebih kaku daripada cotton fleece.




11. Kanvas
Bahan jaket yang digunakan untuk membuat jaket-jaket kasual dan setengah resmi. Jenis kanvas bervariasi, dari serat dan ketebalan yang berbeda-beda. Bahan kanvas lapisan atasnya sedikit berbulu dan benang atau material ringan mudah menempel pada bahan kanvas.

12. Jeans
Bahan yang biasa digunakan untuk celana dan jaket, tebal dan kuat.

13. Tessa
Bahan yang digunakan untuk bikin jaket-jaket yang semi jas dan harga serta kualitas berada di bawah jas.

14. Kulit
Sifat jaket kulit selain kuat dan tidak tembus angin, juga memiliki daya serap keringat yang baik. Selain nyaman dan cocok untuk segala cuaca, kelebihan jaket kulit adalah mampu meminimalisir dan memberikan perlindungan bagi tubuh dari luka akibat kecelakaan.



15. Kulit sintetik/oscar
Bahan merupakan perpaduan kulit dan bahan lubrikan. Kelebihannya hampir sama dengan jaket kulit, hanya saja jaket ini tidak cocok untuk digunakan di siang hari, terutama saat matahari terik. Bahan sintetik tidak memiliki daya serap keringat.



16. Bahan D300, D600, Cordura, Dolby.
Jenis kain yang lebih tebal dibanding jenis kain jaket polyester. Bahan yang cocok digunakan untuk jaket touring.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar